header

Apakah Gus Dur Buta: Bisa Membaca Tanpa Kacamata Meski Dikatakan 'Buta'

Sabtu 19-08-2023 / 18:43 WIB


Apakah Gus Dur Buta: Bisa Membaca Tanpa Kacamata Meski Dikatakan 'Buta'

BURUHTINTA.co.id - Pengasuh Pondok Pesantren Ma`hadul Ilmi al Syari (MIS), Gus Rosikh, mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai mantan Presiden ke-4 Indonesia, KH Abdurrahman Wahid, atau lebih akrab dikenal sebagai Gus Dur. Meski dikenal memiliki gangguan pada indra penglihatan yang membuatnya sulit melihat secara normal, Gus Dur ternyata mampu membaca tanpa kacamata, sebagaimana diungkapkan dalam cerita yang dipublikasikan di laman nu.or.id pada tahun 2017.

Dalam cerita yang diungkapkan oleh Gus Rosikh, diketahui bahwa pasca dua tahun Gus Dur lengser dari jabatannya sebagai presiden, ia dan kakaknya, Gus Muhammad, datang menjenguk Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan. Kedua saudara tersebut hadir sebagai perwakilan Pondok Pesantren MIS dan membawa sebuah surat undangan. Dengan diantar oleh ajudan, mereka menyampaikan tujuan kunjungan mereka serta memberikan sebuah amplop kepada sang mantan presiden.


Sesuatu yang menarik terjadi saat pertemuan itu. Gus Rosikh dan Gus Muhammad melihat langsung bahwa Gus Dur membuka mata kirinya yang selama ini terlihat selalu terpejam. Mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana Gus Dur membaca surat yang didekatkan di hadapannya dengan seksama. Hal ini membantah anggapan bahwa Gus Dur memiliki gangguan penglihatan yang serius.

Gus Rosikh pun tidak ragu untuk menegaskan bahwa Gus Dur sebenarnya tidak buta, meskipun ada banyak anggapan sebaliknya. Pengakuan ini menggugah pandangan baru mengenai keadaan kesehatan dan kemampuan visual Gus Dur. Terlepas dari gangguan indra penglihatannya, ia tetap memiliki kemampuan untuk membaca tanpa bantuan kacamata.

Cerita ini memberikan pandangan yang lebih dalam mengenai sosok Gus Dur, seorang tokoh besar dalam sejarah Indonesia yang dikenal akan kepemimpinannya yang inklusif dan pemahamannya yang mendalam terhadap pluralitas dan toleransi. Sebuah inspirasi bagi banyak orang bahwa keterbatasan fisik tidak selalu menghalangi seseorang untuk melakukan hal-hal yang luar biasa.


×

Penyebab Gangguan Penglihatan Gus Dur

Ada dua versi mengenai masalah penglihatan yang dialami oleh mantan Presiden yang telah berpulang. Versi pertama mengungkapkan bahwa gangguan penglihatan yang dialami oleh KH Abdurrahman Wahid disebabkan oleh kecelakaan yang dialaminya saat mengendarai vespa ketika beliau menjadi pengajar di Pesantren Denanyar.

Rincian ini terkuak dalam buku yang ditulis oleh Greg Barton berjudul "Biografi Gus Dur: The Authorized Biography of Abdurahman Wahid" (2016), yang diberitakan melalui laman koran-jakarta.com. Akibat dari kecelakaan tersebut, retina di mata kirinya mengalami pelepasan. Meskipun dokter menyarankan agar pria yang dilahirkan pada tahun 1940 ini beristirahat agar retina matanya dapat pulih kembali, mantan presiden justru memilih untuk tetap aktif beraktivitas dan membaca seperti biasa. Konon, tindakan ini malah memperburuk kondisi retina matanya.

Versi kedua, yang umumnya lebih banyak dikutip oleh berbagai media, menyebutkan bahwa masalah penglihatan pada mata kiri sang mantan presiden berasal dari penyakit glaukoma. Melansir dari laman liputan6.com, catatan tentang riwayat penyakit Gus Dur, terutama pada mata, dimulai sejak tahun 1985. Sejak saat itu, kemampuan penglihatannya secara drastis menurun, dan dokter mendiagnosis bahwa ia menderita penyakit glaukoma. Meskipun berbagai upaya dilakukan, mata kirinya tetap sulit untuk diselamatkan karena kerusakan pada urat saraf matanya sudah terjadi. Namun, mata bagian kanannya dapat dijaga melalui perawatan yang rutin.***

TAG: #gus dur
Sumber:

BERITA TERKAIT