header

Kades Sukabumi menolak pandawara group bersihkan sampah di cibutun loji pantai terkotor se Indonesia

Selasa 03-10-2023 / 13:29 WIB


Kades Sukabumi menolak pandawara group bersihkan sampah di cibutun loji pantai terkotor se Indonesia

Kontroversi Niat Baik: Pandawara Group Ingin Bersihkan Pantai Cibutun, Sukabumi, Namun Ditolak dan Diancam Tuntutan oleh Pemerintah Lokal

Sukabumi, 3 Oktober 2023 - Sebuah kontroversi muncul di Sukabumi, Jawa Barat, ketika Pandawara Group, melalui akun Instagram @pandawaragroup, menyatakan niat baik mereka untuk membersihkan pantai Cibutun, Sukabumi, yang disebut sebagai salah satu pantai terkotor keempat di Indonesia. Namun, tindakan tersebut justru mendapat penolakan dan ancaman tuntutan dari pemerintah setempat.


Pantai Cibutun terletak di kampung Cibutun, desa Sangrawayang, kecamatan Simpenan, kabupaten Sukabumi. Pandawara Group, dalam video yang diunggah pada tanggal 30 September 2023, mengajak warga Sukabumi untuk bergabung dalam kegiatan pembersihan sampah di pantai tersebut pada tanggal 6 hingga 7 Oktober 2023, mulai pukul 7.00 pagi WIB.

Namun, niat baik Pandawara Group mendapat penentangan dari pemerintah desa setempat. Menurut informasi yang diambil dari akun Instagram @frix.id, Kepala Desa Sangrawayang, Muhtar, mengatakan bahwa aparat desa tidak dilibatkan dalam aktivitas membersihkan sampah di wilayahnya yang akan dilakukan oleh Pandawara Group. Ia juga mengkritik kurangnya transparansi dan komunikasi awal kepada pemerintah desa mengenai rencana tersebut.

Muhtar menyatakan kekhawatirannya bahwa tindakan ini dapat mencemarkan nama baik warga Sangrawayang dan kecamatan Simpenan. Sementara itu, Ketua Karang Taruna Simpenan, Deris Alfauzi, mempertanyakan dasar dari klaim bahwa pantai Cibutun merupakan pantai terkotor keempat di Indonesia. Deris mengatakan bahwa KNPI dan Karang Taruna bersama organisasi masyarakat lainnya meminta Pandawara Group untuk memberikan klarifikasi.


×

"Jika dalam waktu 2x24 jam tidak ada klarifikasi atau konfirmasi yang memadai, kami akan mengambil langkah hukum, termasuk somasi dan pelaporan, terkait dengan konten tersebut," ujar Deris, seperti yang dikutip dari Instagram @frix.id.

Unggahan tersebut juga menarik perhatian banyak warganet, dengan banyak netizen yang menyayangkan sikap pemerintah setempat yang menolak niat baik Pandawara Group untuk membersihkan pantai Cibutun. Beberapa dari mereka berpendapat bahwa seharusnya pemerintah setempat lebih proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka.

Situasi ini memunculkan pertanyaan tentang pentingnya kolaborasi antara kelompok swadaya masyarakat seperti Pandawara Group dan pemerintah setempat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, serta perlunya komunikasi yang lebih baik untuk mencegah konflik serupa di masa depan.

TAG: #pantai
Sumber:

BERITA TERKAIT