header

Pernikahan Marwana Nareswari gagal karena adat mahar yang mahal

Rabu 11-01-2023 / 19:56 WIB


Pernikahan Marwana Nareswari gagal karena adat mahar yang mahal

BURUHTINTA.co.id - Lagi viral di medsos, heboh tidak bisa menikah karena masalah mahar. Kali ini berasal dari Marwana Nareswari.

Tragedi tragis Marwana terjadi karena adat mahar di wilayahnya cukup ketat. Belakangan, penuturan Marwana itu ia bagikan ke akun TikTok @me.awa miliknya.


Gagal menikah meskipun persiapan

Marwana tidak merinci kegagalan pernikahannya. Namun, momen pertunangan, foto prewedding, dan pembuatan data daftar KUA ia tampilkan.

Marwana juga memberikan bukti bahwa ia menyewa penata rias dan fotografer pernikahan. Semua persiapan berakhir dengan menyedihkan. Ternyata, Mawar tidak bisa menikah karena larangan adat.


"Ketika adat menang atas iman #fyp #sulawesi," kata Marwana dalam pesan videonya.

Mahar Rp 75 juta itu diluar kemampuan calon suami

Marwana kemudian merinci garis waktu atau lini masa mulai pertemuan pertama antara dia dan calon suaminya.

Pada Mei 2022, dia dan calon suaminya baik-baik saja. Namun, masalah mulai muncul setelah mereka bertunangan.

“Saya bercerita tentang pernikahan yang tertunda karena tradisi. Khususnya adat Sulawesi Di awal cerita, kami bertemu di awal April 2021, saat saya sedang latihan sepak bola di kota Kediri sebelum memutuskan untuk menekuninya dengan serius” ucap Marwana.

“Di sinilah kisah dan tradisi dimulai. Tunangan saya pergi ke Sulawesi bersama ayahnya untuk menetapkan tanggal dan bulan pernikahan, tetapi karena saya keturunan Sulawesi, keluarga saya memberi saya mahar sebesar Rp 75 juta untuk pernikahan kami pada tanggal 9 September” Dia melanjutkan.

Ternyata, jumlahnya cukup besar untuk calon suaminya. Selain itu, keluarga pasangan berasal dari Jawa, dimana mahar tidak boleh berlebihan. ***

Sumber:

BERITA TERKAIT

Pernikahan Marwana Nareswari gagal karena adat mahar yang mahal

Rabu / 11-01-2023,19:56 WIB

Mahar Rp 75 juta diluar kemampuan calon suami

Pernikahan Marwana Nareswari gagal karena adat mahar yang mahal