header

Jean-Marie Le Pen dan Partai FN di Perancis, ISLAMOFOBIA dan Anti Imigrasi

Kamis 09-02-2023 / 13:49 WIB


Jean-Marie Le Pen dan Partai FN di Perancis, ISLAMOFOBIA dan Anti Imigrasi

BURUHTINTA.co.id - Jean-Marie Le Pen adalah politisi dan mantan pemimpin Front National (FN), sebuah partai politik ultra konservatif dan nasionalis Prancis. Ia dikenal sebagai salah satu figure terdepan dalam gerakan islamofobia di Prancis dan memegang pandangan anti-imigrasi yang sangat keras.

Le Pen memulai karir politiknya pada tahun 1972 dan memimpin FN sejak tahun 1972 hingga 2011. Ia memainkan peran penting dalam mempopulerkan isu-isu anti-imigrasi dan islamofobia di Prancis. Ia seringkali membuat komentar kontroversial dan diskriminatif terhadap imigran dan muslim, seperti menyatakan bahwa Holocaust adalah "detail sejarah".


FN, yang dikendalikan oleh Le Pen, mengambil pandangan anti-imigrasi dan anti-islam yang sangat keras. Partai ini juga mempromosikan kebijakan nasionalis dan proteksionis yang menekankan pada nilai-nilai nasional Prancis dan membatasi imigrasi masuk ke negara tersebut.

Walaupun banyak kritik terhadap pandangan dan aksi Le Pen dan FN, partai ini tetap memiliki banyak dukungan di Prancis. Le Pen sendiri pernah mencapai hasil yang baik dalam pemilu presiden pada tahun 2002, dengan memasuki putaran kedua pemilu.

Meskipun Le Pen telah mengundurkan diri dari pimpinan FN pada tahun 2011, pandangan islamofobik dan anti-imigrasi masih menjadi bagian dari program politik partai tersebut. Kritikus menyatakan bahwa partai ini masih mempromosikan diskriminasi dan kebencian terhadap kelompok-kelompok tertentu dalam masyarakat Prancis.


×

Dalam kesimpulannya, Jean-Marie Le Pen memainkan peran penting dalam mempopulerkan pandangan anti-imigrasi dan islamofobia di Prancis melalui partainya, Front National. Walaupun ia sudah mengundurkan diri dari pimpinan partai, pandangan diskriminatif tersebut masih menjadi bagian dari program politik FN hingga sekarang.***

TAG: #perancis
Sumber:

BERITA TERKAIT