header

Mie Gacoan Blitar: Destinasi Kuliner Terfavorit yang Heboh, apalagi untuk yang suka pedas

Jumat 15-09-2023 / 10:26 WIB


Mie Gacoan Blitar: Destinasi Kuliner Terfavorit yang Heboh, apalagi untuk yang suka pedas

Selalu Ramai Setiap Kali Berkunjung!

Di Blitar, Anda akan menemukan berbagai pilihan tempat makan, mulai dari hidangan tradisional hingga makanan cepat saji. Namun, di antara banyak restoran di kota ini, satu tempat yang selalu ramai sejak pertama kali dibuka adalah Mie Gacoan.


Kedai mie ini berlokasi di Jalan Kalimantan, dekat dengan RSUD Mardi Waluyo Blitar. Setiap kali melewati tempat ini, Anda akan tercengang dan mungkin bertanya, "Mengapa Mie Gacoan selalu begitu ramai?". Tempat parkirnya selalu penuh dengan sepeda motor, dan selalu ada antrian di kasir setiap kali saya mengunjunginya.

Saya sendiri baru dua kali datang ke sini. Pertama kali, saya diundang oleh seorang teman. Dan yang terakhir, saya baru saja mengunjunginya sore tadi. Mayoritas pelanggannya adalah anak muda, meskipun ada beberapa orang tua, tapi jumlah mereka lebih sedikit. Mungkin mereka datang hanya untuk menemani anak-anak mereka (ini hanya asumsi saya, hehe).

Jika Anda ingin makan di Mie Gacoan, Anda harus memesan dan membayar di kasir terlebih dahulu. Harga makanan dimulai dari 9 ribu sesuai dengan yang tertera di papan menu. Apa perbedaan antara Mie Angel, Mie Setan, dan Mie Iblis? Mie Angel tidak pedas sama sekali, sementara Mie Setan dan Mie Iblis memiliki tingkat kepedasan, dengan perbedaan bahwa Mie Iblis disajikan dengan kecap sehingga memiliki warna yang lebih coklat.


×

Selain mie, mereka juga menyediakan menu tambahan seperti siomay, ceker setan, udang rambutan, lumpia udang, pangsit goreng, dan lain-lain. Saya pernah mencoba pangsit goreng, dan tadi sore saya mencicipi siomay. Untuk minuman, ada banyak pilihan, tetapi yang saya pesan adalah Es Genderuwo.

Perbedaan antara Mie Setan dan Mie Iblis sangat jelas, bukan? Untuk tingkat kepedasan, mereka memiliki skala dari 1 hingga 8. Saya suka makanan pedas, tetapi perut saya tidak terlalu tahan, jadi kali pertama saya memesan, saya memilih tingkat 1. Dan ternyata, tingkat 1 sudah cukup pedas. Saya penasaran, bagaimana rasanya jika mencoba tingkat 8?

Baik Mie Setan maupun Mie Iblis, keduanya disajikan dengan topping yang sama, yaitu 2 pangsit goreng, beberapa kerupuk pangsit, dan taburan daging ayam yang lembut, ditambah dengan bawang goreng dan daun bawang yang menambah aroma mie menjadi lebih lezat. Ukuran mie-nya mirip dengan mie instan dan rasanya tidak buruk. Memang terlihat agak berminyak seperti di foto, tapi bagi saya itu tidak masalah. Oh ya, jangan lupa untuk mencampur mie sebelum dimakan karena ada sambal di bagian bawahnya.

Dari semua menu tambahan, saat pertama kali datang, saya mencoba pangsit goreng. Setiap porsi berisi 5 biji. Dari semua menu itu, saya paling suka dengan pangsit goreng. Isinya terdiri dari daging ayam giling yang dibumbui, teksturnya sedikit kenyal. Saya memang suka makanan yang kenyal-kenyal.

Sedangkan untuk siomay, setiap porsi berisi 3 biji dan disajikan dengan sambal. Bentuk dan rasanya seperti siomay biasa. Jika Anda pernah mencoba siomay beku, rasanya mirip dengan itu. Tadi sore, teman saya juga memesan ceker, dan saya mencicipi satu. Rasanya cukup pedas dan dagingnya cukup empuk.

Jangan lupa untuk mencoba Es Genderuwo untuk minumannya. Meskipun namanya terkesan menyeramkan, rasanya tidak seburuk itu kok. Isinya ternyata berisi irisan buah seperti belimbing, apel, pir, stroberi, dan berbagai macam jelly. Kemudian disajikan dengan sirup yang menambah kesegaran.

TAG: #blitar
Sumber:

BERITA TERKAIT