header

QAnon: Asal-Usul dari Teori Konspirasi dan pesan rahasia pada forum internet 4chan

Rabu 08-02-2023 / 23:53 WIB


QAnon: Asal-Usul dari Teori Konspirasi dan pesan rahasia pada forum internet 4chan

BURUHTINTA.co.id -Asal-usul QAnon dapat ditemukan dari postingan anonim pesan rahasia pada forum internet 4chan pada tahun 2017. Pelaku di balik pesan tersebut mengklaim memiliki informasi rahasia tentang sekumpulan elit, politisi, dan selebritas Hollywood yang terlibat dalam jaringan perdagangan anak global. Pesan-pesan ini, yang disebut sebagai "tetesan Q", semakin populer dan akhirnya memunculkan teori konspirasi QAnon.

Inti dari QAnon adalah adanya kekuatan yang terdiri dari individu-individu korup yang mengontrol peristiwa dan institusi dunia. Teori ini juga mengklaim bahwa Donald Trump terpilih menjadi presiden untuk menghancurkan kekuatan tersebut dan bekerja sama dengan pejabat militer untuk memulihkan hukum.


Namun, keyakinan QAnon tidak didukung oleh bukti yang kredibel dan mengandung ancaman. Teori konspirasi ini telah terkait dengan kekerasan dalam dunia nyata dan telah dicontohkan oleh banyak pihak dan organisasi, termasuk FBI dan Departemen Kehakiman.

Meskipun tanpa bukti, teori konspirasi QAnon terus berkembang dan diteruskan oleh para pengikutnya melalui media sosial. Alcanya juga telah diterima oleh individu-individu yang memiliki posisi dan kekuasaan, termasuk politisi dan selebritas, yang memberikan platform dan memastikan keyakinan teori tersebut.

Kemunculan QAnon merupakan perkembangan yang mengkhawatirkan dan menunjukkan pentingnya berpikir kritis dan jurnalisme berbasis fakta. Sangat penting bagi individu untuk memastikan kebenaran informasi sebelum menerimanya sebagai kebenaran dan memperhatikan sumber-sumber informasi.


×

Secara keseluruhan, QAnon merupakan teori konspirasi yang berbahaya dan kontroversial yang memiliki ancaman bagi masyarakat. Tugas kita semua adalah untuk mempelajari diri dan orang lain, mempromosikan pemikiran kritis, dan bekerja untuk mengatasi penyebaran informasi yang salah.***

TAG: #chatgpt
Sumber:

BERITA TERKAIT