header

Kasus Bullying Terbaru di SMP Negeri 2 Cimanggu Cilacap: Menggemparkan Publik dengan Video Kontroversial

Rabu 27-09-2023 / 16:41 WIB


Kasus Bullying Terbaru di SMP Negeri 2 Cimanggu Cilacap: Menggemparkan Publik dengan Video Kontroversial

BURUHTINTA.co.id - Senja yang kelabu melingkupi Cilacap, Jawa Tengah, seakan mencerminkan atmosfer gelisah yang merebak setelah sebuah video menjijikan menjadi viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang siswa SMP mengerikan yang tanpa ampun melakukan perundungan terhadap temannya. Semarak warna seragam sekolah yang seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman, kini menjadi mimpi buruk bagi korban. 

DPR Ahmad Sahroni berbagi lontaran kecaman dengan memperlihatkan video berdurasi lebih dari 4 menit tersebut. Dalam frame-frame itu, sekelompok siswa berkumpul layaknya geng serigala, siap memangsa korban tengah lunglai di tengah-tengah mereka. Gemetar hati melihat korban yang dikelilingi oleh pelaku dengan topi hitam menyeramkan, memberikan pukulan brutal tanpa ampun hingga korban roboh dan menjerit kesakitan. 


Sahroni memandang ini sebagai salah satu bukti banyaknya insiden perundungan di tanah air, dan menyoal pengawasan sekolah yang tampakny kurang efektif. Dalam unggahannya pada Rabu, 27 September, dia menulis, "Di mana sekolah ini berada di Jawa Barat? Mohon informasinya." 

Melansir dari TribunBanyumas, tercium informasi bahwa pelaku dan korban merupakan siswa dari SMP negeri di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap. Bahkan tidak lama setelah video perundungan tersebut menggemparkan jagat maya, video penangkapan pelaku juga ikut beredar dan membuat suasana semakin panas. 

Virus perundungan yang terus merebak jadi masalah serius di Indonesia, dan kasus di Cimanggu ini seperti tamparan keras bahwa perundungan masih berlangsung di mana-mana, bahkan sampai ke Jawa Tengah. Dalam video tersebut, pelaku tidak punya hati, dengan sengaja memukul dan menendang korban. Mendengar tangisan korban malah semakin membuat darahnya bergolak. 


×

Sejumlah teman yang menyaksikan adegan mengerikan tersebut berusaha melerai, namun ancaman seram pelaku membuat mereka mundur. "Jangan campur, atau kalian juga akan mendapatkan perlakuan yang sama seperti dia," kata pelaku dengan nada mengejek. 

Menyaksikan setiap frame yang terekam dalam video itu sungguh memilukan. Siswa tersebut dengan keras membully teman sekelasnya. Pukulan, tendangan, dan aniaya berlanjut, dan korban terlihat pasrah. Belum pasti di sekolah mana mereka belajar, tetapi seragam sekolah yang sama menjadi indikator bahwa mereka bersekolah di tempat yang sama. 

Pelaku dan korban menjadi pusat perhatian dalam video viral tersebut, tetapi ada juga sejumlah siswa yang hanya berdiri diam, tanpa berusaha melerai. Ada juga seorang yang berusaha untuk ikut campur, tetapi pelaku mengancam pula. 

Foto pelaku saat ditangkap oleh polisi menjadi bukti bahwa kegagahan pesan seminarya seakan terenggut. Pelaku diantar ke dalam mobil patroli polisi, sementara sejumlah warga sekitar menyaksikan saat penangkapan tersebut. 

Sorai-sorai mengejek dan kecaman dari warga menjadi background saat pelaku dibawa pergi. Internet juga diramaikan dengan harapan agar pelaku mendapatkan hukuman setimpal. Bahkan, mereka berharap bukan hanya permintaan maaf yang diberikan pelaku, melainkan hukuman yang bisa membuatnya berhenti melakukan perundungan. 

Belum ada kabar terbaru tentang kasus ini, termasuk hukuman yang mungkin akan diberikan kepada pelaku. Saat ini, gambar terakhir yang kita miliki adalah pelaku yang merunduk dalam jaket hitam dan peci, diiringi oleh petugas kepolisian sementara warga mencaci maki.

TAG: #cilacap
Sumber:

BERITA TERKAIT