header

Helija Agustina: Mahasiswi Lubuklinggau yang Meninggal Usai Aborsi di Kos

Sabtu 14-10-2023 / 12:51 WIB


Helija Agustina: Mahasiswi Lubuklinggau yang Meninggal Usai Aborsi di Kos

BURUHTINTA.co.id - Dunia pendidikan Indonesia kembali diguncang oleh berita tragis, kali ini melibatkan seorang mahasiswi bernama Helija Agustina (HA) yang belajar di kampus Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Helija Agustina, yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fitrah Aldar, menjadi berita utama setelah ia ditemukan meninggal dunia di kos-kosan yang ditempatinya. Kabar ini menghebohkan banyak pihak, terutama karena dugaan bahwa kematian Helija berhubungan dengan praktik aborsi ilegal.

Kisah Tragis Helija Agustina


Helija Agustina adalah seorang mahasiswi berusia 24 tahun yang berasal dari Desa Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur. Pada hari Rabu, 11 Oktober 2023, Helija ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di rumah kosnya yang berlokasi di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau.

Informasi mengenai kematian Helija pertama kali tersebar di media sosial. Akun Facebook "prabumulihngehits" mempublikasikan berita tersebut pada Kamis, 12 Oktober 2023. Kecaman dan simpati dari berbagai kalangan masyarakat pun mengalir begitu berita ini menyebar.

Dugaan Aborsi yang Mencurigakan


×

Salah satu aspek yang paling mencolok dalam kematian Helija Agustina adalah dugaan bahwa ia melakukan aborsi ilegal. Menurut informasi yang beredar, Helija sedang mengandung seorang bayi laki-laki yang sudah berusia 7 bulan. Dugaan ini semakin mencuat karena polisi berhasil menangkap pacar atau kekasih Helija, seorang pemuda bernama Mgs Arif Ramadhan. Meskipun masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab, dugaan ini menjadi fokus utama dalam penyelidikan kematian Helija.

Profil Helija Agustina

Helija Agustina adalah seorang mahasiswi yang jarang aktif di media sosial. Postingan terakhirnya di akun Facebook-nya terlihat pada 1 Januari 2020 ketika ia berfoto bersama teman-temannya. Namun, dia dikenal sebagai mahasiswi yang tekun belajar di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fitrah Aldar. Program studi yang diambilnya adalah Kesehatan Masyarakat.

Dalam biodatanya, Helija Agustina lahir di Lubuklinggau pada tahun 1999, sehingga usianya baru mencapai 24 tahun ketika meninggal. Meskipun informasi tentang dirinya terbatas, kematian tragisnya telah mengguncang komunitas pendidikan dan masyarakat Lubuklinggau.

Kesimpulan

Kisah Helija Agustina adalah cerminan dari realitas pahit yang masih dihadapi oleh banyak perempuan di Indonesia terkait dengan isu aborsi ilegal. Kematian tragisnya menjadi peringatan akan perlunya perhatian terhadap masalah ini dan upaya penyuluhan serta pendidikan yang lebih baik tentang kesehatan reproduksi.

Kita semua berharap agar kasus seperti ini tidak terulang dan bahwa masyarakat, terutama kaum muda, mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kesehatan reproduksi dan hak-hak mereka. Semoga kasus ini juga memberikan pelajaran kepada kita semua mengenai pentingnya perlindungan dan dukungan bagi perempuan yang menghadapi situasi sulit dalam kehidupan mereka.

Sumber:

BERITA TERKAIT